Breaking News
Kumpulan informasi aktual seputar peristiwa penting yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia, meliputi isu politik, kebijakan pemerintah, bencana, dan dinamika sosial masyarakat.
Shoppe Mall
Shoppe Mall
Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Organisasi Penerbangan Sipil Internasional

cek disini

Burmeso – Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) kembali menjadi pusat perhatian dunia setelah meluncurkan serangkaian inisiatif baru yang bertujuan mempercepat transisi menuju penerbangan sipil yang ramah lingkungan. Melalui pertemuan Dewan ICAO di markas besarnya di Montreal, lembaga khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa ini menegaskan komitmennya untuk mendukung industri penerbangan global mencapai target nol emisi karbon bersih pada 2050.

Dalam pernyataan resminya, Sekretaris Jenderal ICAO, Juan Carlos Salazar, menyebut langkah ini sebagai “momen penting dalam sejarah penerbangan sipil internasional,” sembari menyoroti peran ICAO sebagai penjaga standar keselamatan dan keberlanjutan dalam sektor yang memfasilitasi lebih dari 4 miliar perjalanan penumpang per tahun.

Tiga Pilar Dekarbonisasi

Inisiatif terbaru ICAO berfokus pada tiga pilar utama: peningkatan efisiensi operasional, percepatan penggunaan bahan bakar penerbangan berkelanjutan (SAF), dan adopsi teknologi pesawat

Organisasi Penerbangan
Organisasi Penerbangan

Baca Juga : Klasemen F1 2019 Usai Bottas Menangi GP Australia

ICAO juga menegaskan perlunya sinergi antara negara-negara anggota untuk mendukung pengembangan dan distribusi SAF secara merata, termasuk di negara berkembang. Dalam waktu dekat, ICAO akan meluncurkan Dana Akses Global SAF (GSAF), yang akan membantu negara-negara dengan infrastruktur terbatas untuk mengakses bahan bakar hijau dan teknologi penerbangan bersih.

Regulasi dan Standar Global Baru

Sebagai lembaga yang bertugas mengembangkan kerangka kerja hukum dan teknis untuk penerbangan sipil internasional, ICAO juga mengumumkan penyempurnaan standar emisi karbon pesawat yang akan berlaku mulai 2027. Regulasi ini menargetkan armada baru dan pesawat generasi mendatang agar lebih efisien secara energi dan rendah karbon.

Selain itu, ICAO berencana menyesuaikan skema Carbon Offsetting and Reduction Scheme for International Aviation (CORSIA) agar lebih inklusif dan berbasis hasil nyata, bukan sekadar kompensasi berbasis proyek.

Tantangan dan Kritik

Namun, tak sedikit kalangan lingkungan hidup yang menyoroti bahwa target ICAO belum cukup ambisius untuk menekan dampak iklim.

Masa Depan Transportasi Udara

Dengan 193 negara anggota, ICAO memainkan peran penting dalam menciptakan sistem penerbangan global yang aman, efisien, dan berkelanjutan.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *